Wow.. Legislator Yang Satu Ini Gelar Reses Pakai Dana Pribadi

0
122

 

Tak Pakai Dana Reses, Braien Waworuntu Serap Aspirasi Warga Desa Rumengkor Dan Rambunan


Deprov – Kegiatan reses masa persidangan pertama tahun 2019 bagi anggota DPRD Sulawesi Utara, tengah bergulir.Para legislatorpun turun ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing guna menyerap aspirasi warga.

Acungan jempol pun patut diberikan kepada Anggota DPRD Sulut Braien Waworuntu. Pasalnya, Braein tidak memakai dana resesnya yang telah tersedia melainkan memakai uang pribadi.

BW sapaan akrabnya mengatakan “sengaja tidak memakai dana reses dari sekretariat dewan karena dirinya menilai masyarakat lebih memerlukan,” ucapnya.

BW melaksanakan reses di dua tempat yakni di Desa Rumengkor Jaga 1 kecamatan Tombulu dan di Desa Rambunan Kecamatan Sonder, senin (9/12/19).

Adapun Keluhan-keluhan masyarakat Desa Rumengkor diantaranya:

– Kumtua Rumengkor Joni Mingga mengeluhkan dikawasan jalan sekolah SMK dan SMP N 1 rumengkor sering terjadi longsor bila hujan, dirinya meminta untuk dibuatkan talud. Serta meminta adanya pembuatan jalan menuju Air terjun rumengkor.

– Kaur umum desa rumenkor jefri meminta adanya beasiswa untuk anak-anak muda khusus di desa rumengkor untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi. Dan juga dirinya meminta agar Tarian Budaya kabasaran rumengkor dapat diperhatikan.

Menanggapi hal tersebut, BW mengatakan memang dalam hal ini yang menjadi kewenangan provinsi ada pula yang kewenangan Kabupaten, tapi intinya keluhan-keluhan serta usulan yang disampaikan akan di koordinasikan ke Dinas terkait.

“Nantinya, Koordinasi ini akan disampaikan juga di lintas Komisi dan juga Fraksi. Pasti akan diperjuangkan,” ucap Waworuntu.

Disisi lain, Aspirasi dari masyarakat Desa Rambunan, sonder yakni:

-Kuntua Rambunan villi sangkai meminta adanya beasiswa untuk para mahasiswa desa rambunan dan adanya pelatihan khusus untuk anak-anak yang sudah putus sekolah. Serta dirinya meminta bantuan untuk para peternak.

-Sekretaris desa micel sambuaga juga mengeluhkan kurangnya suplay air bersih yang masuk, kiranya hal ini dapat diperhatikan. Serta adanya pengembangan UKM kecil dan seni/budaya dan pengembangan Polindes, karena Fasilitas yang ada sekarang perlu di rehab.

BW menanggapi keluhan dari warga dengan mengatakan untuk bantuan ke para peternak nantinya dibuat kelompok ternak dan masukan proposal ke dinas terkait karena hal itu ada anggaran untuk para kelompok ternak.

“Aspirasi-aspirasi lainnya pasti saya akan perjuangkan di gedung DPRD Sulut,” kata BW.

(**/Jem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here